Pagi ini begitu dingin. ya, sedingin sikapmu kepadaku. Tahukah kau sikapmu yang dingin membuat ku beku didalam ruang yg hampa ini. Mungkin aku hanyalah wanita bodoh yang menangis meratapi kisah ini. Kau berubah menjadi kau yang tidak aku kenal. Aku tahu atas kesalahan yang telah ku perbuat, hingga kau seperti ini. Terkadang aku berfikir andai saja waktu bisa ku putar pasti akan ku jaga baik-baik sikapku terhadapmu.
Waktupun silih berganti dan aku masih dengan keraguan dan ketakutan yang menyelimutiku dikala malam. Ya dikala gelap menerpa sesungguhnya aku membutuhkanmu, untuk menjemputku dari kegelapan ini dengan senyuman manismu dan perhatian-perhatian kecilmu. Tetapi aku sadari mungkin kau sudah berubah. Dan aku akan selalu menerimamu dengan perilakumu yang seperti apapun, karna aku mencintaimu dengan apa adanya dan tanpa mengharap apapun. Dan aku percaya suatu saat nanti kau akan menyadari siapa yang benar-benar mencintaimu dan kau akan mencintaiku dengan ketulusan hatimu tanpa ada orang keberapapun yang ada dihatimu.
Dan Aku berharap kisah ini bukanlah kisah yang sementara karna telah begitu banyak anganku yang ingin kucapai bersamamu. Dan aku berharap Tuhan selalu bersama kita dan selalu memberi kita jalan untuk mencapai kebahagiaan.